Kontraktor Kontrak Kerja Sama Migas Didorong Tingkatkan Investasi Kegiatan Operasional

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 28 Desember 2022 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKK Migas dorong KKKS Sumbagsel tingkatkan operasional dan investasi. (Instagram.com/@humasskkmigas)

SKK Migas dorong KKKS Sumbagsel tingkatkan operasional dan investasi. (Instagram.com/@humasskkmigas)

EKONOMINEWS.COM – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendorong para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas untuk meningkatkan kegiatan operasional hulu migas dan investasi di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

“Kami berusaha untuk bisa membuat kegiatan operasional di hulu migas dan investasi meningkat cukup agresif dan masif. Hal itu terlihat dari rencana pengeboran naik sekitar 30 persen untuk tahun depan dibandingkan dengan tahun ini,” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam rapat koordinasi bersama KKKS yang digelar di Kantor SKK Migas Perwakilan Sumbagsel di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa 28 Desember 2022.

Sampai pertengahan Oktober 2022, KKKS Sumbagsel mampu meningkatkan produksi migas sebanyak 6.608 barel minyak per hari (BOPD) dan tambahan produksi gas sebanyak 20,08 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) melalui pengeboran 54 sumur pengembangan yang dilakukan sejak awal tahun ini.

Dwi berharap pelaksanaan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas bisa terlaksana dengan baik pada tahun 2023 mendatang, seiring dengan peningkatan investasi pada sektor hulu migas di Sumatera Bagian Selatan.

Dalam pertemuan itu, SKK Migas mencatat beberapa kesulitan yang dialami oleh para KKKS.

Pertama, permasalahan pembebasan lahan; lalu kedua tentang perizinan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang berkaitan analisis dampak lingkungan (Amdal), upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UKL-UPL).

“Kami sudah berjanji kepada mereka bahwa nanti SKK Migas akan menyiapkan seluruh list mana-mana yang memang butuh percepatan kegiatan UKL-UPL ini dan kami akan menghadap Menteri LHK, sehingga mendapatkan spot yang lebih baik bagaimana untuk supaya mempercepat proses Amdal dan UKL-UPL,” ujar Dwi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa harga gas bumi global masih akan tinggi setidaknya selama empat tahun ke depan lantaran konflik geopolitik antara Rusia dengan Ukraina belum ada tanda-tanda mereda.”

” Bahkan, negara-negara di Eropa saat ini sedang menyiapkan ladang-ladang baru untuk bisa menyuplai kebutuhan gas bumi mereka.

Menurut Dwi, Indonesia juga punya potensi gas bumi yang dapat dijadikan peluang tetapi tidak bisa segera lantaran untuk mengambil satu wilayah kerja butuh waktu empat sampai lima tahun.

“Kami berharap (gas bumi) betul-betul secepatnya bisa kita kembangkan,” pungkasnya.***

After 19
Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Berita Terkait

Bertekad Wujudkan Kedaulatan Pangan, Wamentan Sudaryono: Sektor Pertanian Penting untuk Ditingkatkan
Thomas Djiwandono Permudah Koordinasi RAPBN Tahun Anggaran 2025, 2 Wamenkeu Bukan Hal Baru
BUMN di Bawah Kementerian Keuangan Ini Disebut OJK Tak Didukung dengan Prinsip Kehati-hatian
Kembali Cetak Prestasi di Kancah Global, BRI Jadi Bank Nomor 1 di Indonesia Versi The Banker Top 1000 Banks 2024
Kemenkeu Pastikan akan Tetap Selektif dalam Keputusan Menentukan Relaksasi Pemblokiran Anggaran
Penyertaan Modal Negara Capai Sebesar Rp44,24 Triliun di 2025, Inilah Inilah Daftar Lengkap BUMN Penerima
Perkiraan Ekonomi Semester I – 2024, Sri Mulyani: Resiliensi dan Tumbuh di Atas 5 Persen
BI Optimis Rupiah Terus Menguat ke Level di Bawah Rp16.000 per d Dolar AS, Beber 4 Faktor Alasannya
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 08:42 WIB

Thomas Djiwandono Permudah Koordinasi RAPBN Tahun Anggaran 2025, 2 Wamenkeu Bukan Hal Baru

Selasa, 16 Juli 2024 - 10:18 WIB

BUMN di Bawah Kementerian Keuangan Ini Disebut OJK Tak Didukung dengan Prinsip Kehati-hatian

Senin, 15 Juli 2024 - 12:02 WIB

Kembali Cetak Prestasi di Kancah Global, BRI Jadi Bank Nomor 1 di Indonesia Versi The Banker Top 1000 Banks 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 08:26 WIB

Kemenkeu Pastikan akan Tetap Selektif dalam Keputusan Menentukan Relaksasi Pemblokiran Anggaran

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:36 WIB

Penyertaan Modal Negara Capai Sebesar Rp44,24 Triliun di 2025, Inilah Inilah Daftar Lengkap BUMN Penerima

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:55 WIB

Perkiraan Ekonomi Semester I – 2024, Sri Mulyani: Resiliensi dan Tumbuh di Atas 5 Persen

Selasa, 9 Juli 2024 - 10:11 WIB

BI Optimis Rupiah Terus Menguat ke Level di Bawah Rp16.000 per d Dolar AS, Beber 4 Faktor Alasannya

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:36 WIB

RSKKNI: Standar Kompetensi Baru untuk Penguatan SDM dan Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan

Berita Terbaru