Melalui Campus Financial Ecosystem, BNI Perkuat Sinergi dengan Universitas Negeri Medan

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 28 Desember 2022 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Bank BNI. (Dok. Kebudayaan.jogjakota.go.id)

Gedung Bank BNI. (Dok. Kebudayaan.jogjakota.go.id)

EKONOMINEWS.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali melakukan ekspansi program Campus Financial Ecosystem dengan menggandeng Universitas Negeri Medan (Unimed).

Melalui program ini, BNI proaktif memberikan solusi keuangan yang terintegrasi berbasis digital, yang sesuai dengan kebutuhan civitas akademika Unimed.

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, Direktur Institutional Banking BNI Sis Apik Wijayanto mengatakan BNI terus melakukan digitalisasi kampus dan kali ini berkolaborasi dengan Unimed untuk memberikan pelayanan lengkap bagi seluruh civitas akademika melalui program BNI Campus Financial Ecosystem.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama Campus Financial Ecosystem dengan Unimed.”

“Kami akan semakin proaktif memberikan solusi keuangan yang terintegrasi berbasis digital dan sesuai dengan kebutuhan segenap civitas akademika,” ujar Sis Apik.

Kebutuhan yang dimaksud mulai dari solusi keuangan bagi kampus Unimed, dosen atau staf pengajar, staf pegawai, mahasiswa, bahkan sampai keluarga mahasiswa dan pelaku usaha di sekitar kampus Unimed.

Kick Off Campus Financial Ecosystem di Unimed ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Ekosistem Keuangan Perguruan Tinggi pada Selasa 27 Desember 2022

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Universitas Negeri Medan Syamsul Gultom dan Sis Apik di Gedung Rektorat Unimed, Medan, Sumatra Utara.

MoU kerja sama program Ekosistem Keuangan Perguruan Tinggi ini merupakan bentuk dukungan BNI kepada Unimed, baik dari sisi transaksional keuangan maupun non keuangan, seperti integrasi sistem keuangan melalui cash management system dan program pemberian fasilitas kredit tanpa agunan bagi pegawai dan dosen yang disebut sebagai BNI Fleksi.

Program tersebut juga mencakup pembiayaan kredit BNI Fleksi pendidikan bagi mahasiswa S2 dan S3, penerbitan kartu kredit Affinity, program magang bagi mahasiswa S1, program praktisi mengajar, serta program dukungan bagi UMKM binaan Unimed melalui BNI Edupreneur.

Sis Apik mengungkapkan program Campus Financial Ecosystem diharapkan dapat membantu Unimed menuju cashless society yang terintegrasi dan berbasis digital dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan Unimed yang lebih efisien dan efektif.

“Dengan adanya Program Campus Financial Ecosystem yang dilakukan penandatanganannya pada hari ini menjadi semakin komprehensif memberikan solusi-solusi keuangan dan non keuangan serta meningkatkan nilai kedua belah pihak,” ucap dia.

Selain Unimed, BNI juga telah bekerja sama dengan beberapa universitas seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Unpad, UGM, dan Universitas Udayana dalam program Campus Financial Ecosystem. BNI juga telah bekerja sama untuk Pelaksanaan Ujian Tulis berbasis Komputer lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi yang terdaftar hingga 125 kampus.

Sebagai satu-satunya bank yang mendapat julukan Bank Kampus di Indonesia, BNI mendorong ekspansi program Campus Financial Ecosystem.

Per akhir 2021, dana pihak ketiga yang terhimpun dari universitas serta lembaga pendidikan mencapai Rp12,01 triliun, yang mayoritas berasal dari CASA (dana murah).

Dana tersebut terus meningkat seiring dengan ekspansi program-program BNI mengakuisisi beberapa kampus di Jawa dan Bali untuk masuk dalam program Campus Financial Ecosystem.***

Berita Terkait

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Rp50 Triliun Terkumpul, Patriot Bond Dorong Kemandirian Pembiayaan Nasional
Rp70 Miliar Dana Nasabah Diduga Raib, BCA dan PGS Investigasi Bersama
Tekanan Eksternal Bikin Pasar Hati-hati, CSA Index September Turun
Purbaya Dihujat, Tantowi Buka Suara: Beri Dia Kesempatan Selamatkan Ekonomi
Reshuffle Sri Mulyani ke Purbaya: Jalan Panjang Fiskal Inklusif Indonesia
Dari Rp31,2 Triliun Menjadi Sebesar Rp35 Triliun, Ambisi Harbolnas 2025
Menarik Minat Jurnalis Ekonomi Butuh Strategi Undangan yang Tepat

Berita Terkait

Selasa, 18 November 2025 - 14:32 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:59 WIB

Rp50 Triliun Terkumpul, Patriot Bond Dorong Kemandirian Pembiayaan Nasional

Minggu, 14 September 2025 - 05:20 WIB

Rp70 Miliar Dana Nasabah Diduga Raib, BCA dan PGS Investigasi Bersama

Sabtu, 13 September 2025 - 00:16 WIB

Tekanan Eksternal Bikin Pasar Hati-hati, CSA Index September Turun

Kamis, 11 September 2025 - 14:27 WIB

Purbaya Dihujat, Tantowi Buka Suara: Beri Dia Kesempatan Selamatkan Ekonomi

Berita Terbaru