TelkomGroup Hadirkan Ekosistem Data Center Energi Biru dan Ramah Lingkungan di Batam

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 6 Januari 2023 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Data Center Energi Biru dan Ramah Lingkungan Hadir di Indonesia. (Dok. Bumn.go.id)

Data Center Energi Biru dan Ramah Lingkungan Hadir di Indonesia. (Dok. Bumn.go.id)

EKONOMINEWS.COM – Usai melakukan Groundbreaking NeutraDC Hyperscale Data Center (HDC) Batam pada Desember tahun lalu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) semakin memantapkan langkah untuk mengambil porsi dan menjadi pemain besar di industri data center.

Tak hanya memiliki kapasitas besar dengan standar tier 3 dan 4, HDC Batam ini juga akan menjadi bagian dari ekosistem data center TelkomGroup yang terhubung dengan data center domestik dan internasional, edge data center, dan hyperscale data center di Cikarang.

Pada satu kesempatan, Direktur Wholesale & Intenational Service Telkom, Bogi Witjaksono mengatakan bahwa salah satu kunci keberhasilan data center adalah tingkat efisiensi dalam penggunaan energi.

“Kedepannya semakin tinggi kemampuan computing dari penghuni data center yang dalam hal ini adalah pemain digital, maka membutuhkan energi yang sangat besar.” “

“Untuk itu, para pemain digital tersebut membutuhkan energi yang efisien dan hijau (green).”

“Kita akan buktikan, pada 2024 pertengahan paling lambat data center berbasiskan energi biru dan ramah lingkungan akan ada di Indonesia.”

Terkait dengan teknologi energi terbarukan dan green energy ini, Telkom bekerja sama dengan Medco dan nantinya saat distribusi akan melibatkan PLN.

Tak hanya itu, Telkom pun bekerja sama dengan Singtel yang juga pemain lama data center di Singapura.

Bersama-sama, kedua pihak siap menangkap potensi kebutuhan spillover demand yang berasal dari Singapura dan sekitarnya, selain juga untuk memenuhi kebutuhan domestik di Indonesia.

Lebih lanjut Bogi mengatakan, pada tahun 2030 nanti Indonesia setidaknya membutuhkan minimal 1,200 MegaWatt atau 1,2 GW data center.

Ini menjadi peluang sangat besar yang tidak lepas dari peran demografi yang menyebabkan kebutuhan tersebut kian meningkat.

After 19
Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Telkom dalam hal ini dapat menjadi bagian dari pemain dominan dan bergerak cepat untuk membangun ekosistem data center.

“Semua lini kehidupan kita itu ke depan akan menjadi terkoneksi secara digital. Basis datanya diperkirakan dari IoT maupun devices itu jauh lebih besar dibandingkan kebutuhan kita sekarang yang ada di broadband biasa.”

“Telkom sebagai agen pemerintah dalam hal digitalisasi harus berpikir beyond, tidak hanya membangun data center tapi lebih ke membangun ekosistemnya demi membangun negeri ini untuk digital sovereignty,” tambah Bogi.

Dalam dua tahun ke depan, TelkomGroup akan fokus untuk memperkuat dan mengembangkan data center yang dimilikinya untuk menangkap peluang pasar pemain digital global.

TelkomGroup berupaya untuk memastikan pembangunan dapat segera rampung, data center tersebut terutilisasi, dan menjadi pemain data center yang diperhitungkan di pasar Asia Tenggara hingga regional. Dengan demikian langkah untuk mewujudkan kedaulatan digital nasional dapat diakselerasi.***

Berita Terkait

Kodai Door Hadir di Indo Build Tech 2024 dengan Pintu Baja Modern dan Estetik
Diskusi Sertifikasi dan System Informasi, LSP di Bawah Naungan ASTRA Group berdialog dengan BNSP
KABAR BAIK UNTUK EMITEN: Publikasi Press Release Serentak di 10 Portal Berita Ekonomi dan Bisnis Hanya Rp3 Juta
Masuk Semester II-2023, BRI Optimistis Kualitas Kredit Semakin Baik
Berbagi Kebaikan Melalui Bekerja Profesional: Inspirasi dari Bagya Mulyanto
Beton Bebas Kebocoran dengan Waterproofing Nano Star
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Catatkan Simpanan Tunai atau Kas Sebesar Rp29 Triliun
Transformasi Digital Dorong BRI Bukukan Laba Sebesar Rp51,4 Triliun Sepanjang 2022
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 9 Mei 2024 - 19:28 WIB

Diskusi Sertifikasi dan System Informasi, LSP di Bawah Naungan ASTRA Group berdialog dengan BNSP

Senin, 30 Oktober 2023 - 09:31 WIB

KABAR BAIK UNTUK EMITEN: Publikasi Press Release Serentak di 10 Portal Berita Ekonomi dan Bisnis Hanya Rp3 Juta

Selasa, 25 Juli 2023 - 06:18 WIB

Masuk Semester II-2023, BRI Optimistis Kualitas Kredit Semakin Baik

Kamis, 20 Juli 2023 - 03:30 WIB

Berbagi Kebaikan Melalui Bekerja Profesional: Inspirasi dari Bagya Mulyanto

Senin, 15 Mei 2023 - 12:11 WIB

Beton Bebas Kebocoran dengan Waterproofing Nano Star

Selasa, 21 Maret 2023 - 08:36 WIB

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Catatkan Simpanan Tunai atau Kas Sebesar Rp29 Triliun

Jumat, 17 Februari 2023 - 12:55 WIB

Transformasi Digital Dorong BRI Bukukan Laba Sebesar Rp51,4 Triliun Sepanjang 2022

Selasa, 7 Februari 2023 - 06:20 WIB

Dalam 5 tahun Terakhir Terus Meningkat, Kontribusi BRI ke Negara Capai Rp136,5 Triliun

Berita Terbaru