EKONOMINEWS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat holding ultramikro (UMi) saat ini telah berhasil mengintegrasikan 34 juta nasabah dari target 50 juta nasabah yang akan dicapai.
Direktur Utama BRI Sunarso menyebutkan total nasabah tersebut meliputi nasabah mikro BRI sebanyak 14 juta.
Nasabah mikro PT Pegadaian (Persero) sebanyak 6,8 juta, serta PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM sebanyak 13,2 juta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk PNM terutama nasabahnya itu ada di program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar),” ungkap Sunarso dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dipantau secara virtual di Jakarta, Selasa.
Ia menuturkan terdapat banyak masalah yang harus ditangani oleh holding UMi saat ini, namun terhalang oleh biaya operasional hingga biaya lainnya yang tinggi.
Maka dari itu, holding UMi kini terus melakukan beberapa langkah seperti mendigitalkan nasabah untuk menekan biaya operasional, dimana saat ini tanda-tandanya sudah mulai kelihatan.
Langkah selanjutnya adalah bantuan untuk memberikan dana murah agar efisiensi biaya dana (Cost of Fund/CoF) menurun.
Baca Juga:
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Sunarso mencontohkan seperti CoF Pegadaian yang sudah menurun dari 6,2 persen menjadi 5 persen serta PNM yang turun dari 8,7 persen menjadi 7,8 persen.
“Tetapi memang untuk tingkat biaya di PNM Mekaar masih cukup tinggi karena nasabahnya yang banyak dan cenderung masih memakai cara manual seperti untuk mencairkan kredit hingga menyetorkan uang banyak yang dibawa naik motor.”
“Ini risikonya tinggi sehingga akan kami selesaikan dengan cara kami digitalkan dan non tunaikan,” ucap dia.
Maka dari itu, dia menyebutkan perlu adanya literasi keuangan untuk mengatasi kondisi tersebut agar para nasabah bisa membuka rekening dan melakukan transaksi secara digital.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
Namun, transaksi digital tersebut harus dibarengi dengan literasi digital agar nasabah terhindar dari “begal digital” sehingga holding UMi menurunkan penyuluh digital yang memberikan hasil signifikan.***




