EKONOMINEWS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mengatakan pihaknya membuka kemungkinan bagi Partai Bulan Bintang (PBB) untuk bergabung ke dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
“KIB membuka diri untuk menambah koalisi lain tanpa terkecuali, apakah itu PDIP ataupun partai-partai yang lain, termasuk (Partai) Bulan Bintang tentunya,” kata Mardiono di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin 13 Maret 2023.
Dia menyebut KIB hingga saat ini masih membuka diri bagi partai politik lain yang ingin bergabung bersama dengan PPP, Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang diistilahkan dengan “KIB Plus-Plus”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang sering disebut Ketua Umum Golkar (Airlangga Hartarto) disebutkan koalisi ‘KIB Plus-Plus’, ini kita masih terbuka masih menunggu jadi kemungkinan itu bisa saja, tidak tertutup,” ujarnya.
Konten artikel ini dikutip dari media online Hello.id, salah satu portal berita Nasional terbaik di Indonesia.
Untuk itu, dia menyebut bahwa pertemuan dengan PBB pada hari ini juga sebagai bentuk ikhtiar dalam menambah kekuatan gerbong KIB.
“Pada akhirnya nanti Insya Allah koalisi akan terbentuk dengan sendirinya, tetapi kami semua berkewajiban untuk terus melakukan lobi-lobi politik,” ucapnya.
Baca Juga:
CHiQ Tampil di IFA 2026: Dari Ekspansi Global Menuju Jangkauan yang Kian Kuat di Pasar Lokal
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Sementara itu, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan bahwa arah koalisi partai-nya masih dinamis hingga saat ini, sebagaimana dinamika partai politik yang terus berkembang. “Ini kan masih cair ya sebenarnya,” ujarnya.
Yusril mengatakan partai-nya masih terus melakukan penjajakan dan belum memutuskan koalisi yang akan dilabuhkan PBB pada Pemilu 2024, sebagaimana pertemuan yang dilangsungkan dengan PPP pada hari ini.
“Saya kira diskusi-diskusi seperti ini penting karena dalam rangka mematangkan dan mudah-mudahan tercapai kesamaan persepsi kita dalam menghadapi pemilu yang akan datang khususnya antara PBB dengan PPP,” tuturnya.
Dalam pertemuan antara DPP PPP dan DPP PBB yang berlangsung sekitar dua jam itu tampak hadir pula Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Muhamad Arwani Thomafi, Wakil Ketua Umum (Waketum) PBB Dwianto Ananias, hingga Sekjen PBB Afriansyah Noor.***
Baca Juga:
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026



