PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Catatkan Simpanan Tunai atau Kas Sebesar Rp29 Triliun

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 21 Maret 2023 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GoTo catatkan simpanan tunai senilai Rp29 triliun. (Dok. Gotocompany.com)

GoTo catatkan simpanan tunai senilai Rp29 triliun. (Dok. Gotocompany.com)

EKONOMINEWS.COM – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan simpanan tunai atau kas setara Rp29 triliun, yang dinilai cukup untuk meraih EBITDA Disesuaikan (Adjusted EBITDA) positif pada akhir 2023 serta mencapai kemandirian secara permodalan.

Research Analyst MNC Sekuritas Andrew Sebastian Susilo dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa 21 Maret 2023, menyampaikan perkembangan kondisi perekonomian global saat ini berdampak pada meningkatnya perhatian terhadap kondisi operasional perusahaan, terutama terhadap di sektor teknologi.

”Akhir-akhir ini, peran likuiditas menjadi semakin penting. Era suku bunga tinggi yang dimulai tahun lalu telah meningkatkan risiko likuiditas bagi korporasi, terutama bagi perusahaan yang sangat bergantung pada pendanaan dari investor,” ujar Andrew.

Lanjut Andre, perseroan juga memiliki fasilitas kredit sebesar Rp4,65 triliun, yang mana sebesar Rp1,5 triliun dari total fasilitas kredit tersebut telah digunakan.

Konten artikel ini dikutip dari media online Infoemiten.com, salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

Menurut dia, sejauh mana perseroan mampu mendanai operasional hingga mampu meraih keuntungan ketika likuiditas di pasar mengering menjadi salah satu kunci fundamental dan daya tarik bagi investor.

Dia melanjutkan GoTo telah mengimplementasikan penghematan, baik yang terkait maupun tidak terkait dengan biaya personil sebesar lebih dari Rp1,1 triliun atau setara dengan penghematan 14 persen hingga kuartal III-2022.

”Cash burn (bakar uang) bulanannya juga turun dari Rp1,6 triliun di kuartal pertama 2022 menjadi Rp1,3 triliun di kuartal ketiga 2022,” ujar Andrew.

Adapun, EBITDA disesuaikan GoTo meningkat dari minus 4,6 persen terhadap GTV pada kuartal-IV 2021 menjadi minus 2,3 persen dari GTV pada kuartal III-2022.

Andrew melanjutkan GoTo memiliki kelebihan potensi tambahan likuiditas dibandingkan dengan kompetitor, dikarenakan menjadi satu-satunya yang belum memanfaatkan potensi pendanaan melalui aksi korporasi berupa penerbitan efek di pasar modal.

”SEA adalah salah satu yang paling aktif dalam melakukan putaran pendanaan pasca IPO.”

After 19
Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Sejak 2017 sampai 2021, Sea mendapatkan tambahan likuiditas hingga 16 miliar dolar AS dan inilah yang membuat Sea Group memiliki kantong paling tebal,” jelas Andrew.

Sementara itu, Direktur Keuangan Grup GoTo Jacky Lo menyampaikan perseroan berada pada jalur yang tepat untuk mencapai EBITDA disesuaikan yang positif pada kuartal akhir 2023.

Dia menegaskan bahwa GoTo memiliki arus kas operasional yang positif didorong oleh perkiraan pengurangan cash burn tahunan sebesar antara 60 persen hingg 65 persen pada tahun 2023.

”EBITDA Disesuaikan secara grup pada kuartal IV-2022 adalah sebesar minus Rp3,1 triliun atau minus 1,9 persen year on year (yoy) dari GTV. Membaik sebesar 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya.” ujar Jacky.***

Berita Terkait

Kodai Door Hadir di Indo Build Tech 2024 dengan Pintu Baja Modern dan Estetik
Diskusi Sertifikasi dan System Informasi, LSP di Bawah Naungan ASTRA Group berdialog dengan BNSP
KABAR BAIK UNTUK EMITEN: Publikasi Press Release Serentak di 10 Portal Berita Ekonomi dan Bisnis Hanya Rp3 Juta
Masuk Semester II-2023, BRI Optimistis Kualitas Kredit Semakin Baik
Berbagi Kebaikan Melalui Bekerja Profesional: Inspirasi dari Bagya Mulyanto
Beton Bebas Kebocoran dengan Waterproofing Nano Star
Transformasi Digital Dorong BRI Bukukan Laba Sebesar Rp51,4 Triliun Sepanjang 2022
Dalam 5 tahun Terakhir Terus Meningkat, Kontribusi BRI ke Negara Capai Rp136,5 Triliun
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 9 Mei 2024 - 19:28 WIB

Diskusi Sertifikasi dan System Informasi, LSP di Bawah Naungan ASTRA Group berdialog dengan BNSP

Senin, 30 Oktober 2023 - 09:31 WIB

KABAR BAIK UNTUK EMITEN: Publikasi Press Release Serentak di 10 Portal Berita Ekonomi dan Bisnis Hanya Rp3 Juta

Selasa, 25 Juli 2023 - 06:18 WIB

Masuk Semester II-2023, BRI Optimistis Kualitas Kredit Semakin Baik

Kamis, 20 Juli 2023 - 03:30 WIB

Berbagi Kebaikan Melalui Bekerja Profesional: Inspirasi dari Bagya Mulyanto

Senin, 15 Mei 2023 - 12:11 WIB

Beton Bebas Kebocoran dengan Waterproofing Nano Star

Selasa, 21 Maret 2023 - 08:36 WIB

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Catatkan Simpanan Tunai atau Kas Sebesar Rp29 Triliun

Jumat, 17 Februari 2023 - 12:55 WIB

Transformasi Digital Dorong BRI Bukukan Laba Sebesar Rp51,4 Triliun Sepanjang 2022

Selasa, 7 Februari 2023 - 06:20 WIB

Dalam 5 tahun Terakhir Terus Meningkat, Kontribusi BRI ke Negara Capai Rp136,5 Triliun

Berita Terbaru