Dana Abadi Badan Layanan Umum LPDP Saat Ini Sudah Mencapai Rp134,1 Triliun

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 11 April 2023 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Instagram.com/smindrawati)

Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Instagram.com/smindrawati)

EKONOMINEWS.COM – Pemerintah merealisasikan pembiayaan investasi sebesar Rp15 triliun pada Maret 2023 untuk menambah dana abadi Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (BLU LPDP) saat ini mencapai Rp134,1 triliun.

“Investasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya ungkit manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada masyarakat yang lebih luas, terutama dalam bidang pendidikan,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam akun instagram resminya @smindrawati, seperti dikutip di Jakarta, Senin 10 April 2023.

Sebagai bukti nyata manfaatnya, pada tahun ini LPDP ditargetkan untuk membiayai 7.000 orang penerima beasiswa dari program native LPDP, sebanyak 287.591 orang dari program kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebanyak 41.826 orang dari program kolaborasi Kementerian Agama, serta 75 riset baru dan 39 riset lanjutan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sri Mulyani menyebutkan seluruh peserta dan program tersebut dibiayai menggunakan hasil kelolaan dana abadi yang pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp8 triliun.

Baca juga artikel penting lainnya di media online Bisnisnews.com – salah satu portal berita terbaik di Indonesia.

Secara akumulasi, LPDP telah membiayai 198.147 generasi muda Indonesia untuk melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

BLU ini juga telah membantu membiayai 2.069 proyek penelitian yang diharapkan mampu mengakselerasi ilmu pengetahuan dan teknologi bangsa Indonesia.

“Inilah wujud penyaluran APBN #UangKita demi masa depan bangsa.”

“Saya harap, semakin banyak generasi muda Indonesia yang dapat merasakan manfaatnya untuk mencapai cita-citanya,” ujar dia.

Adapun pembiayaan investasi pada BLU LPDP tahun 2023 dialokasikan sebesar Rp20 triliun dengan target penyaluran tahun 2023 sebesar Rp3,08 triliun dari hasil kelolaan dana abadi di bidang pendidikan.

Secara keseluruhan, pemerintah akan menggelontorkan dana untuk pembiayaan investasi sebesar Rp176,3 triliun pada tahun ini, antara lain sebesar Rp85,3 triliun atau 48,5 persen akan digunakan untuk mendukung klaster infrastruktur.

Selain infrastruktur, pemerintah juga mengalokasikan pembiayaan investasi untuk klaster pendidikan sebesar Rp20 triliun, perlindungan masyarakat Rp4,3 triliun, pangan dan lingkungan hidup Rp4,8 triliun, kerja sama internasional Rp3,5 triliun, klaster lainnya Rp58 triliun, serta klaster kewajiban penjaminan Rp330 miliar.***

Berita Terkait

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Rp50 Triliun Terkumpul, Patriot Bond Dorong Kemandirian Pembiayaan Nasional
Rp70 Miliar Dana Nasabah Diduga Raib, BCA dan PGS Investigasi Bersama
Tekanan Eksternal Bikin Pasar Hati-hati, CSA Index September Turun
Purbaya Dihujat, Tantowi Buka Suara: Beri Dia Kesempatan Selamatkan Ekonomi
Reshuffle Sri Mulyani ke Purbaya: Jalan Panjang Fiskal Inklusif Indonesia
Dari Rp31,2 Triliun Menjadi Sebesar Rp35 Triliun, Ambisi Harbolnas 2025
Menarik Minat Jurnalis Ekonomi Butuh Strategi Undangan yang Tepat

Berita Terkait

Selasa, 18 November 2025 - 14:32 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:59 WIB

Rp50 Triliun Terkumpul, Patriot Bond Dorong Kemandirian Pembiayaan Nasional

Minggu, 14 September 2025 - 05:20 WIB

Rp70 Miliar Dana Nasabah Diduga Raib, BCA dan PGS Investigasi Bersama

Sabtu, 13 September 2025 - 00:16 WIB

Tekanan Eksternal Bikin Pasar Hati-hati, CSA Index September Turun

Kamis, 11 September 2025 - 14:27 WIB

Purbaya Dihujat, Tantowi Buka Suara: Beri Dia Kesempatan Selamatkan Ekonomi

Berita Terbaru