Penerapan SKKNI Mampu Memperkuat Daya Saing Pasar Modal Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 14 April 2023 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penerapan SKKNI Mampu Memperkuat Daya Saing Pasar Modal Indonesia

Penerapan SKKNI Mampu Memperkuat Daya Saing Pasar Modal Indonesia

EKONOMINEWS.COM – Pada Kamis (13/4/2024), terjadi pertemuan antara Wakil Menteri Tenaga Kerja RI, Afriansyah Noor, dengan pengurus Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) untuk membahas pentingnya skema kompetensi (SKKNI) dalam industri pasar modal.

Tujuan dari SKKNI adalah meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor keuangan, serta memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global.

NS Aji Martono, selaku ketua umum PROPAMI, mengungkapkan bahwa SKKNI dapat membantu mempermudah pihak industri dalam mencari tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Aji juga menjelaskan bahwa PROPAMI telah menyiapkan draft SKKNI sebagai acuan bagi industri pasar modal dalam melakukan sertifikasi kompetensi.

Afriansyah Noor mengapresiasi usaha PROPAMI dalam mempersiapkan SKKNI untuk industri pasar modal, dan berharap SKKNI dapat menjadi panduan bagi sektor keuangan dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja.

Afriansyah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di sektor keuangan.

Pada pertemuan tersebut, PROPAMI dan Wakil Menteri Tenaga Kerja RI membahas berbagai masalah ketenagakerjaan yang dihadapi sektor keuangan, termasuk keterbatasan SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri.

PROPAMI berharap dengan adanya SKKNI, pihak industri dapat lebih mudah mencari tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan meningkatkan kualitas SDM di sektor keuangan.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan, diharapkan dapat terbentuk sistem yang terstruktur dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas SDM di sektor keuangan.

Pertemuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarpihak sangat penting dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan di Indonesia.

Berita Terkait

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Rp50 Triliun Terkumpul, Patriot Bond Dorong Kemandirian Pembiayaan Nasional
Rp70 Miliar Dana Nasabah Diduga Raib, BCA dan PGS Investigasi Bersama
Tekanan Eksternal Bikin Pasar Hati-hati, CSA Index September Turun
Purbaya Dihujat, Tantowi Buka Suara: Beri Dia Kesempatan Selamatkan Ekonomi
Reshuffle Sri Mulyani ke Purbaya: Jalan Panjang Fiskal Inklusif Indonesia
Dari Rp31,2 Triliun Menjadi Sebesar Rp35 Triliun, Ambisi Harbolnas 2025
Menarik Minat Jurnalis Ekonomi Butuh Strategi Undangan yang Tepat

Berita Terkait

Selasa, 18 November 2025 - 14:32 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:59 WIB

Rp50 Triliun Terkumpul, Patriot Bond Dorong Kemandirian Pembiayaan Nasional

Minggu, 14 September 2025 - 05:20 WIB

Rp70 Miliar Dana Nasabah Diduga Raib, BCA dan PGS Investigasi Bersama

Sabtu, 13 September 2025 - 00:16 WIB

Tekanan Eksternal Bikin Pasar Hati-hati, CSA Index September Turun

Kamis, 11 September 2025 - 14:27 WIB

Purbaya Dihujat, Tantowi Buka Suara: Beri Dia Kesempatan Selamatkan Ekonomi

Berita Terbaru