EKONOMINEWS.COM – Pertemuan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan Partai Gerindra kali ini merupakan pertemuan kesekian kali dilaksanakan oleh kedua partai.

“Intinya pertemuan ini silaturahim politik diantara dua sahabat lama, yang kita bahas tentu berbagai hal yang aktual,” kata Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno.

“Berbagai hal penting, kita bicarakan, tapi yang penting bagaimana kita melangkah ke depan,” tutur Eddy Soeparno.

Eddy Soeparno membeberkan bahwa PAN dan Partai Gerindra memiliki rekam jejak kerja sama yang panjang

Di mana pada Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 lalu bersama-sama mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Erick Thohir Jadi Salah Satu Cawapres untuk Prabowo Subianto, Partai Gerindra: Kemampuannya Teruji

“2014, 2019 PAN bersama-sama Gerindra mengusung Prabowo menjadi capres bersama cawapres-nya,” kata Eddy Soeparno.

“Pemilu 2014 Pak Prabowo bersama Pak Hatta Rajasa Kader Partai Amanat Nasional, (Pemilu) 2019 Pak Sandiaga,” ujar Eddy Soeparno.

Atas dasar itu, dia pun optimistis apabila PAN dan Partai Gerindra kembali merajut kerja sama politik pada Pilpres 2024.

“Kalau mau bekerja ke depan kembali tinggal ‘klik’ saja, jadi memang inilah bentuk kerja sama yang memang sudah panjang terjalin bersama-sama,” ucap Eddy Soeparno.

Pertemuan PAN – Gerindra berikutnya akan digelar do DPP Partai Gerindra sebagai bentuk komitmen meneruskan pembicaraan ke tahap selanjutnya.

“Pertemuan hari ini akan kita tindak lanjuti dengan pertemuan-pertemuan berikutnya, apakah pertemuan terbuka atau tertutup.”

“Tapi kita sudah berkomitmen untuk melanjutkan pembicaraan ke tahap berikutnya,” kata Eddy usai silaturahim dengan DPP Partai Gerindra dilangsungkan, Senin, 5 Juni 2023.***