EKONOMINEWS.COM – Kehadiran sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kabinet Presiden Jokowi mampu meredam dan memberikan solusi terhadap masalah, terutama masalah perpecahan.

“Saya melihat dari hitung-hitungan saya, pengamatan saya, bahwa ada sebagian problem perpecahan itu bisa diatasi. Problem perpecahan bisa teratasi.”

“Belum semuanya, karena masih ada kelompok-kelompok die hard secara ideologis,” kata politisi PDIP sekaligus mantan aktivis 98 Budiman Sudjatmiko.

“Tapi problem perpecahan, polarisasi yang diakibatkan oleh soal-soal perselisihan politik yang bersifat teknis, itu selesai. Itu hilang,” terang Budiman dalam channel Youtube Mind TV Indonesia, Kamis, 19 Juli 2023.

Sebelumnya, Budiman Sudjatmiko menemui Prabowo Subianto di kediaman Kartanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa, 18 Juli 2023.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Soal Kabar Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko akan Gabung dengan Gerindra, Begini Penjelasan Sekjen Gerindra

Dalam pertemuan tersebut, Budiman Sudjatmiko memberikan doanya kepada Prabowo Subianto untuk selalu sehat dan berpendapat jika Indonesia layak dipimpin orang terbaik.

“Saya berharap Pak Prabowo sehat, teruskan tugas, tunaikan tugas, dan saya ingin orang Indonesia layak untuk mendapatkan orang terbaik, salah satunya Pak Prabowo,” kata Budiman Sudjatmiko.

Bangsa Indonesia, menurut Budiman Sudjatmiko, membutuhkan persatuan kamu nasionalis untuk saling mendukung, palagi, Indonesia akan menghadapi tahun pemilu 2024.

“Kali ini saya memang bertemu beliau karena saya merasa bahwa bangsa ini butuh persatuan kaum nasionalis untuk saling mendukung, butuh kebersamaan karena Indonesia 2024,” ucap Budiman Sudjatmiko.

Karena hal tersebut, di depan awak media Budiman Sudjatmiko mengatakan jika dirinya dan Prabowo Subianto mempunyai sudut pandang yang sama dalam hal kepemimpinan politik.

Terutama pada situasi bangsa yang ingin bangkit di tengah ketidakpastian global.***

Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.