Sistem Penilaian Kuantitatif Huawei Digital Power atas Keamanan BESS (Battery Energy Storage System) Selama Siklus Pemakaian, Raih Skor Tertinggi

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 29 November 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Technical appraisal meeting site

Technical appraisal meeting site

BEIJING, 29 November 2025 /PRNewswire/ — Huawei Digital Power, bersama sejumlah mitra industri terkemuka, berhasil melewati penilaian teknis ketat dari China Electricity Council untuk Sistem Penilaian Kuantitatif atas Keamanan BESS (Battery Energy Storage System) Selama Siklus Pemakaian. Komite penilai menegaskan bahwa sistem ini mencapai kinerja terbaik di dunia sehingga menutup berbagai celah teknis penting dalam aspek keamanan BESS di Tiongkok dan seluruh dunia.

Technical appraisal meeting site
Technical appraisal meeting site

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komite penilai terdiri dari Ouyang Minggao, Profesor Tsinghua UniversityRao Hong, Chief Scientist, China Southern Power Grid; serta 12 pakar dari China Electric Power Research Institute, China Southern Power Grid Co., Ltd., State Grid Shanxi Electric Power Company, China Electric Power Planning and Engineering Institute, Zhejiang University, Specialized Committees, China Energy Research Society, China International Engineering Consulting Corporation, Beijing Fire Rescue Brigade, TÜV Rheinland, serta People’s Insurance Company of China. Huawei Digital Power bersama enam perusahaan lain mengajukan proses penilaian atas metodologi tersebut.

Komite meninjau presentasi proyek, memeriksa materi penilaian, dan melakukan sesi tanya jawab secara mendalam. Mereka sangat mengapresiasi inovasi, teknologi, dan aspek praktis dari sistem Huawei Digital Power tersebut, serta sepakat bahwa: "Proyek ini secara inovatif membangun sistem penilaian keamanan kuantitatif selama siklus pemakaian BESS guna mengatasi kendala keamanan operasional dalam penggunaan BESS skala besar. Sebuah model universal yang menilai probabilitas evolusi risiko keamanan berhasil dikembangkan Huawei Digital Power guna mengukur dan menggolongkan risiko secara ilmiah sehingga mengisi kekosongan teknis di Tiongkok dan dunia."

Sistem penilaian yang diusulkan Huawei Digital Power membagi tingkat risiko BESS, mulai dari yang tertinggi hingga terendah dalam tiga level: A (tidak dapat diterima), B (perlu mitigasi), dan C (dapat diterima), serta menentukan persyaratan probabilitas kegagalan untuk masing-masing level. Level A menunjukkan risiko sangat tinggi yang tidak dapat dikendalikan, bahkan berpotensi memicu kecelakaan besar. Sementara, Level B mencerminkan risiko tinggi yang harus dikurangi dengan meningkatkan desain produk dan teknologi inovatif. Level C menunjukkan risiko yang terkendali dan potensi dari konsekuensi serius seperti kebakaran dapat dicegah.

Proyek ini menilai risiko BESS secara sistematis dengan kerangka penilaian kuantitatif, mengidentifikasi faktor-faktor risiko utama, dan meningkatkan keamanan perangkat melalui teknologi inti. Empat teknologi yang menjaga keamanan perangkat tersebut meliputi:

[1] Pengembangan teknologi peringatan keamanan aktif dan cerdas dengan presisi tinggi. Berkat arsitektur dual-decoder multi-frequency, teknologi ini meningkatkan cakupan kondisi operasional pada algoritma peringatan dan memastikan tingkat recall minimal 95%.

[2] Arsitektur pencegahan oksigen bertekanan positif dan pembuangan asap terarah. Huawei Digital Power juga mengembangkan rangkaian baterai yang sangat aman dan tahan panas, bertekanan positif, kedap udara, serta tahan korosi dan insulasi. Rangkaian baterai ini tidak mudah terbakar atau menyebarkan kerusakan meski delapan sel baterai mengalami thermal runaway secara bersamaan.

[3] Arsitektur konversi dua level untuk penyimpanan energi menjamin bahwa arus dari jaringan tidak mengalir balik selama transient overvoltage terjadi pada seluruh rentang SOC. Dengan demikian, keluaran daya berlangsung konstan sehingga ikut menjaga stabilitas jaringan listrik, serta keamanan perangkat dan jaringan listrik.

[4] Teknologi insulasi yang tahan panas dengan fitur deteksi real-time. Teknologi ini mencapai kondisi resistansi tinggi saat terjadi kebocoran elektrolit. Dengan fitur deteksi insulasi real-time, risiko percikan api akibat kegagalan insulasi dapat ditekan.

Hasil proyek ini telah diterapkan dalam sejumlah proyek besar di Tiongkok dan dunia, termasuk pembangkit listrik dengan sistem penyimpanan energi tipe grid forming ZDI di Prefektur Ngari, Tiongkok; pembangkit listrik dengan sistem penyimpanan energi tipe grid forming di Uzbekistan; dan microgrid dengan sumber energi terbarukan 100% di destinasi The Red Sea, Arab Saudi.

Professor Ouyang Minggao from Tsinghua University
Professor Ouyang Minggao from Tsinghua University

Menurut Profesor Ouyang Minggao dari Tsinghua University, metodologi penilaian kuantitatif atas keamanan BESS tersebut merupakan yang pertama di industri, didukung inovasi teknologi yang luar biasa, dan berperan penting meningkatkan seluruh standar keamanan di industri BESS. Ia menambahkan bahwa proyek ini memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang signifikan, serta memiliki prospek penerapan yang luas agar mencapai tingkat terbaik di dunia. Tujuannya, mendorong evolusi berkelanjutan terhadap teknologi keamanan sistem penyimpanan energi.

Steven Zhou, President of Smart PV & ESS Product Line, Huawei Digital Power
Steven Zhou, President of Smart PV & ESS Product Line, Huawei Digital Power

Steven Zhou, President, Smart PV & ESS Product Line, Huawei Digital Power, menilai, beberapa tahun ke depan akan menjadi periode penting bagi PLTS, PLTB, dan sistem penyimpanan energi sebagai sumber daya utama. Ia berharap, seluruh pelaku industri, pihak regulator, asosiasi industri, serta perusahaan hulu dan hilir dapat bekerja bersama mendorong tiga hal utama: pengembangan terstandardisasi, kerja sama teknologi, dan pembangunan ekosistem. Huawei Digital Power berkomitmen mempercepat pengembangan PLTS, PLTB, dan sistem penyimpanan energi yang berskala besar, terstandarisasi, dan berkualitas tinggi, serta menutup kesenjangan energi global dengan menghadirkan listrik yang hijau, stabil, dan terjangkau bagi semua.

Berita Terkait

Berbagai Perusahaan di Kawasan APME Targetkan Pertumbuhan Bisnis, Rencana Rekrutmen Naik Menjadi +31% untuk Triwulan I-2026: Survei ManpowerGroup Employment Outlook Edisi Terbaru
Blokees Tampil di Ajang CCXP25, Brazil: Peluncuran Global Produk Saint Seiya Terbaru
Kerry Resmikan Fasilitas Customer Co-Creation Centre Terbaru di Filipina untuk Memenuhi Lonjakan Permintaan Pelanggan
CDO, ZTE, Cui Li, Jadi Pembicara di Ajang AI Innovation Asia 2025 yang Digelar Economist Impact
Tampil Perdana di Singapore Comic Con 2025, Kayou Perluas Jaringan Distribusi dan Bangun Komunitas Penggemar di Asia Tenggara
Chery Jadi Mitra Asian Youth Para Games 2025, Tampil di Dunia Olahraga dengan Semangat dan Tekad Besar
CGTN: Latar belakang kerja sama Tiongkok dan Perancis yang mendatangkan kesuksesan dua arah
Dahua Technology Gelar “Pro Challenge 2025” untuk Mempererat Kolaborasi Ekosistem Instalatur Global

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 18:00 WIB

Berbagai Perusahaan di Kawasan APME Targetkan Pertumbuhan Bisnis, Rencana Rekrutmen Naik Menjadi +31% untuk Triwulan I-2026: Survei ManpowerGroup Employment Outlook Edisi Terbaru

Senin, 8 Desember 2025 - 14:59 WIB

Blokees Tampil di Ajang CCXP25, Brazil: Peluncuran Global Produk Saint Seiya Terbaru

Senin, 8 Desember 2025 - 08:12 WIB

Kerry Resmikan Fasilitas Customer Co-Creation Centre Terbaru di Filipina untuk Memenuhi Lonjakan Permintaan Pelanggan

Senin, 8 Desember 2025 - 03:01 WIB

CDO, ZTE, Cui Li, Jadi Pembicara di Ajang AI Innovation Asia 2025 yang Digelar Economist Impact

Minggu, 7 Desember 2025 - 13:44 WIB

Tampil Perdana di Singapore Comic Con 2025, Kayou Perluas Jaringan Distribusi dan Bangun Komunitas Penggemar di Asia Tenggara

Berita Terbaru