Cathay United Bank Jadi Bank Taiwan Pertama yang Bergabung dalam Green Investments Partnership

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi bersama Pentagreen Capital dan mitra global untuk mendukung transisi hijau di Asia

TAIPEI, 21 Mei 2026 /PRNewswire/ — Cathay United Bank ("CUB") berpartisipasi dalam pendanaan tahap kedua Green Investments Partnership (GIP), inisiatif blended finance yang dikelola Pentagreen Capital. Sebagai bank Taiwan pertama yang bergabung dalam GIP, CUB memiliki komitmen kredit yang mendukung pengembang global dalam menjalankan proyek investasi hijau. Pada tahap pendanaan pertama, inisiatif ini berhasil menghimpun dana sebesar USD 510 juta. Setelah tambahan komitmen dari CUB dan sejumlah investor lain, total komitmen pendanaan yang terkumpul diperkirakan mencapai USD 800 juta.

CUB, the first Taiwanese bank to partner with the GIP, participated in the second close of the blended finance program managed by Pentagreen Capital. (photo by: Pentagreen Capital)
CUB, the first Taiwanese bank to partner with the GIP, participated in the second close of the blended finance program managed by Pentagreen Capital. (photo by: Pentagreen Capital)

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

GIP bernaung dalam program Financing Asia’s Transition Partnership (FAST-P), inisiatif yang diluncurkan Monetary Authority of Singapore (MAS). Program tersebut dikelola Pentagreen Capital, platform pembiayaan utang infrastruktur berkelanjutan yang didirikan HSBC dan Temasek. Melalui skema pembiayaan inovatif, program ini mempercepat pengembangan infrastruktur berkelanjutan di Asia. Program ini juga menutup kesenjangan pembiayaan hijau di negara berkembang. Partisipasi CUB mencerminkan kiprah sektor keuangan Taiwan yang semakin aktif dalam pembiayaan berkelanjutan global, serta memperkuat posisi bank tersebut di pasar pembiayaan internasional.

CUB menjelaskan, platform ini menggunakan struktur blended finance untuk menghadirkan solusi investasi dan pembiayaan yang lebih beragam. Melalui skema tersebut, lembaga keuangan, instansi pemerintah, hingga badan usaha milik negara dapat bergabung guna mendukung proyek infrastruktur hijau di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Pendanaan tahap pertama GIP sebelumnya didukung sejumlah institusi, termasuk International Finance Corporation (IFC), Export Finance Australia, dan British International Investment.

Sebagai institusi keuangan yang telah lama mengembangkan pembiayaan berkelanjutan di Asia, CUB menyambut baik program ini. Melalui komitmen pembiayaan tersebut, CUB mendukung berbagai pengembang global yang menggarap proyek investasi hijau dan infrastruktur berkelanjutan.

Michael Wen, Executive Vice President, Cathay United Bank, berkata, "Cathay United Bank memiliki komitmen jangka panjang terhadap pembiayaan berkelanjutan dan terus memperluas jangkauan bisnisnya, baik di dalam maupun luar negeri. Kami gembira bekerja sama dengan Monetary Authority of Singapore, Temasek, dan HSBC dalam pendanaan tahap kedua GIP. Keterlibatan Cathay United Bank sebagai bank Taiwan pertama dalam platform blended finance ini merupakan pencapaian penting yang mempertegas peran kami dalam mendukung kerja sama pembiayaan berkelanjutan di pasar internasional, sekaligus memperluas kehadiran di kawasan Asia Pasifik."

Cathay United Bank saat ini memiliki lebih dari 67 kantor perwakilan di 11 pasar internasional. CUB terus memperkuat komitmen jangka panjang di kawasan ASEAN melalui kantor cabang dan kantor perwakilan di Singapura, Vietnam, dan Malaysia, serta sejumlah pasar utama lain seperti Tiongkok dan Hong Kong guna mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Berbekal pengalaman luas dalam penyaluran pembiayaan berkelanjutan, CUB pernah menangani pembiayaan proyek pembangkit listrik tenaga surya pertama di Taiwan, berpartisipasi dalam pinjaman sindikasi proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) lepas pantai pertama di Taiwan, mendukung salah satu proyek PLTB darat terbesar di Vietnam, serta menyalurkan fasilitas pinjaman berbasis target keberlanjutan yang pertama di Filipina. 

Ke depan, Cathay United Bank akan terus memperkuat jaringan internasional serta memperluas kapabilitas di bidang pinjaman lintasnegara, structured finance, dan pembiayaan proyek guna menghadirkan solusi keuangan komprehensif yang mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Berita Terkait

Menuju Era Jaringan 2030: WBBA Luncurkan AI-Net, Sertifikasi Komunikasi Data Berstandar Global
Terobosan Teknologi di Balik Smart String Grid-Forming ESS Platform Generasi Baru Huawei
Inisiatif Kerja sama Promosi Warisan Budaya Dunia Diluncurkan di Chongzuo, Tiongkok
Artis Italia LeiKiè Perkenalkan PAPgame Dalam Video Musik Terbaru Saat Not Just Music Memperluas Merek PAPmusic.
Peningkatan Strategis Merek GENMA Berbuah Hasil Positif, Raih Sejumlah Kontrak Besar dan Pengakuan Global atas Teknologi Otomasi
Valvoline™ Global, “The Original Motor Oil”, Percepat Pertumbuhan di Asia Pasifik Lewat Kemitraan dengan Horse Powertrain
NABR: Untuk Kedua Kalinya, Dinas Perikanan dan Satwa Liar A.S. Tolak Petisi Aktivis Untuk Mencantumkan Monyet Ekor Panjang Ke Dalam Undang-Undang Spesies Terancam Punah
Sekolah-Sekolah Terkemuka di Asia Tenggara Bergabung sebagai Cambridge English Educational Partners untuk Menyiapkan Talenta Masa Depan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:37 WIB

Menuju Era Jaringan 2030: WBBA Luncurkan AI-Net, Sertifikasi Komunikasi Data Berstandar Global

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:04 WIB

Terobosan Teknologi di Balik Smart String Grid-Forming ESS Platform Generasi Baru Huawei

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:52 WIB

Inisiatif Kerja sama Promosi Warisan Budaya Dunia Diluncurkan di Chongzuo, Tiongkok

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:55 WIB

Artis Italia LeiKiè Perkenalkan PAPgame Dalam Video Musik Terbaru Saat Not Just Music Memperluas Merek PAPmusic.

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:57 WIB

Peningkatan Strategis Merek GENMA Berbuah Hasil Positif, Raih Sejumlah Kontrak Besar dan Pengakuan Global atas Teknologi Otomasi

Berita Terbaru