DJI dan Isabelle Huppert Menampilkan Percakapan Dua Perempuan Lintas-Zaman, Direkam Sepenuhnya dengan Osmo Pocket 4P
SHENZHEN, Tiongkok, 8 Agustus 2026 /PRNewswire/ — DJI, pemimpin teknologi pesawat nirawak (drone) untuk kepentingan sipil dan kamera kreatif di dunia, meluncurkan FAMILIARITÉ, film pendek orisinal yang dibintangi sekaligus dirancang secara kreatif oleh aktris peraih penghargaan Cannes, Isabelle Huppert. Seluruh film pendek ini direkam dengan DJI Osmo Pocket 4P. Namun, FAMILIARITÉ bukan sekadar karya yang memperlihatkan teknologi sebuah kamera. Film pendek ini mengajak penonton menyelami tema sastra, memori, serta rasa kedekatan yang dapat menghubungkan perempuan lintaszaman dan budaya. Di saat yang sama, karya ini memperlihatkan bagaimana sebuah kamera yang dapat digenggam dengan satu tangan mampu menghadirkan pengalaman bercerita dengan skala sinematik.
Ketika Dua Visi yang Teguh Saling Bertemu
Kolaborasi ini berawal dari kesamaan visi antara Isabelle Huppert dan DJI, yakni dedikasi tanpa kompromi terhadap gambar—mencakup segala hal yang dapat dilihat, dirasakan, dan dibiarkan tanpa kata-kata di layar.
Sepanjang kariernya yang mencakup lebih dari 120 film, serta sederet penghargaan seperti Aktris Terbaik di Cannes dan Venesia, Golden Globe, serta nominasi Academy Award, Isabelle Huppert dikenal lewat kemampuannya menyampaikan emosi tanpa kata. Tatapan tanpa dialog, perubahan ekspresi yang sangat halus, hingga emosi yang disampaikan melalui gestur terkecil menjadi ciri khasnya. DJI menempuh tujuan serupa dari sisi rekayasa teknologi. Sepanjang sejarahnya, DJI selalu mengembangkan kemampuan untuk menangkap nuansa cahaya dan gerakan yang semakin presisi melalui perangkat yang kian mumpuni agar tidak mengganggu proses kreatif.
Dalam FAMILIARITÉ, kedua visi tersebut berpadu. Tidak hanya tampil di depan kamera, Isabelle Huppert juga terlibat langsung di balik kamera untuk membentuk tampilan dan bahasa visual. Ia memilih Osmo Pocket 4P sebagai perangkat untuk mewujudkan visi tersebut. Ringkas dan ringan, kamera ini nyaris tidak terasa keberadaannya di lokasi syuting. Kondisi tersebut membantu Huppert bekerja secara lebih santai dan natural, serta memberikan kebebasan kreatif yang sulit diperoleh dengan perangkat produksi berukuran besar dan lebih kompleks.
Bagi Isabelle Huppert, pengalaman pertama menggunakan kamera tersebut menjadi sebuah eksplorasi tersendiri. "Untuk pertama kalinya, saya menggunakan kamera sekecil ini—dan jujur, rasanya luar biasa," ujar Huppert. "Kamera ini nyaris tidak terasa saat digunakan, tapi hasil gambarnya sangat tajam dan presisi. Yang paling penting, kamera ini benar-benar bisa menangkap emosi di wajah dengan sangat baik, termasuk momen-momen kecil yang terjadi di antara saya dan lawan main saya." Alih-alih merasa terintimidasi oleh perangkat syuting, Huppert mengatakan kamera tersebut tidak mengubah cara kerjanya. Kamera ini tetap menjadi sebuah kamera. Dalam FAMILIARITÉ, teknologi tidak mengambil alih penampilan sang aktor, melainkan justru memberikan sebuah kebebasan.
Dua Suara, Satu Gema yang Familiar
FAMILIARITÉ tidak dibangun berdasarkan alur cerita, melainkan puisi. Video ini menghadirkan percakapan lintaszaman antara dua perempuan yang tidak pernah bertemu, tetapi sama-sama mengubah perjalanan hidup mereka menjadi karya tertulis.
George Sand (1804–1876) memperjuangkan aspirasinya di Prancis pada abad ke-19 dengan menggunakan nama laki-laki ketika membuat tulisan. Bentuk perlawanan tersebut dihadirkan kembali oleh Isabelle Huppert dalam video melalui setelan jas pria yang dikenakannya. Berabad-abad sebelumnya dan di belahan dunia yang berbeda, penyair Dinasti Song Li Qingzhao (1084–sekitar 1155) menghadapi pergolakan pada zamannya melalui kekuatan puisinya yang terus bertahan. Kedua perempuan tersebut mengubah kepedihan hidup menjadi bahasa yang mampu menembus zamannya masing-masing.
FAMILIARITÉ mempertemukan kedua sosok tersebut melalui permainan cahaya dan bayangan. Puisi George Sand, "À Aurore", mengalir sepanjang video seperti sebuah benang penghubung. Pertemuan tersebut kemudian mencapai puncaknya melalui satu interaksi tanpa kata antara Isabelle dan seorang gadis muda asal Tiongkok—sebuah gema yang terasa familiar dan melintasi batas waktu dan budaya. Pengambilan gambar berlangsung di tengah perubahan cahaya matahari, bayangan pepohonan, serta permukaan air di sebuah taman tradisional Tiongkok. Atmosfer puitis yang nyaris luar biasa tersebut berpadu erat dengan puisi karya George Sand. Karya ini bukan sekadar sebuah "pertemuan", melainkan narasi visual tentang perempuan, ekspresi, dan kebebasan.
Bahasa Sinematik dalam Genggaman Tangan
Ambisi artistik dari video ini terwujud melalui bahasa sinematografi yang dirancang secara khusus dengan memanfaatkan kemampuan Osmo Pocket 4P. Dua lensa pada kamera tersebut menjadi bagian dari cara video ini melihat dan menyampaikan kisah. Dalam proses produksi, tim berulang kali menemukan bahwa adegan yang sebelumnya hanya dirancang di atas kertas dapat direalisasikan secara presisi karena ukuran kamera cukup kecil untuk menjangkau ruang-ruang yang luput dari perangkat sinema berukuran besar.
Percakapan di atas air. Salah satu adegan paling intim dalam video ini berlangsung ketika Isabelle dan lawan mainnya berada di atas sebuah perahu dayung kecil yang bergerak melintasi kolam taman. Menempatkan kamera sinema konvensional beserta kru di ruang yang sempit dan tidak stabil seperti itu hampir mustahil dilakukan tanpa mengganggu momen. Sebaliknya, Osmo Pocket 4P dapat ditempatkan secara natural di dalam perahu sehingga kedua pemeran tetap berdekatan sekaligus mempertahankan dinamika gambar melalui gerakan lembut permukaan air.
Keluwesan dalam pengambilan gambar dengan perangkat yang mudah digenggam. Sebagian besar video menggunakan teknik moving shots—melewati para pemeran, bayangan pepohonan, rak buku, hingga bingkai pintu. Setiap perpindahan menjadi gestur visual yang tenang dan terukur. Sebagian besar adegan tersebut direkam secara handheld oleh Director of Photography (DP). Berkat ukurannya yang ringkas dan sistem stabilisasi mekanis 3-axis, operator dapat bergerak secara bebas dan berpindah dari satu setup ke setup berikutnya hanya dalam hitungan detik. Hasilnya, pengambilan gambar tetap mulus sehingga tempo produksi meningkat secara signifikan.
Rentang dinamis yang luas untuk pencahayaan dengan kontras tinggi. Latar taman menghadirkan kontras ekstrem dengan area terang yang berdampingan dengan bayangan gelap berlapis, baik pada lingkungan maupun wajah manusia. Dengan D-Log2 dan dynamic range 17 stop, Osmo Pocket 4P mampu mempertahankan gradasi cahaya secara menyeluruh. Kemampuan ini memberikan ruang yang luas bagi colorist dalam proses pascaproduksi dan membuat kondisi pencahayaan yang kompleks dapat ditangani dengan lebih mudah.
Lensa portrait yang menangkap ekspresi wajah. Untuk mengarahkan perhatian penonton pada ekspresi paling halus dari Isabelle Huppert, tim produksi menggunakan lensa telefoto 60mm. Panjang fokus tersebut memberikan karakter natural untuk pengambilan portrait, menghasilkan warna kulit yang bersih dan natural tanpa distorsi seperti pada lensa wide. Lensa tersebut juga memberikan efek kompresi ruang sehingga perubahan ekspresi sekecil apa pun terlihat jelas. Sementara itu, perspektif yang lebih lebar melalui focal length 15mm/20mm menempatkan setiap karakter dalam ruangnya masing-masing sehingga setiap gerakan terasa seperti perpindahan dalam waktu dan dimensi.
Dengan stabilisasi dan rentang focal length tersebut, berbagai perspektif mengalir sebagai satu rangkaian gerakan yang utuh. Dalam bentuknya yang sangat ringkas dan mudah dibawa, Osmo Pocket 4P membantu tim produksi bekerja dari jarak dekat dengan pemeran utama, menghadirkan penceritaan berbasis penampilan yang sebelumnya identik dengan kru besar dan perangkat berat.
Karya ini kembali menegaskan misi DJI untuk menghadirkan kemampuan pencitraan tanpa kompromi ke tangan setiap storyteller, serta membuktikan bahwa ukuran kamera tidak harus membatasi skala sebuah cerita.
Membawa Video kepada Audiens Global
FAMILIARITÉ telah diluncurkan melalui kanal resmi DJI, dilengkapi materi di balik layar serta konten yang berfokus pada kreator. Karya tersebut mengeksplorasi seni Isabelle Huppert dan potensi kreatif Osmo Pocket 4P. Video tersebut dapat disaksikan di tautan ini.
Tentang DJI
Sejak 2006, DJI memimpin inovasi pesawat nirawak (drone) untuk kepentingan sipil di pasar dunia. DJI membantu berbagai orang menerbangkan drone untuk pertama kali, serta mendukung sosok-sosok visioner yang ingin mewujudkan imajinasinya, dan memfasilitasi tenaga profesional untuk mentransformasi pekerjaannya. Kini, DJI membangun dunia yang lebih baik dengan mendorong kemajuan manusia. Dengan pola pikir yang berorientasi pada solusi, serta kuriositas, DJI merambah sektor pertanian, keamanan publik, survei dan pemetaan, serta inspeksi infrastruktur. Dalam setiap aplikasi, produk DJI memberikan manfaat positif untuk kehidupan manusia di seluruh dunia lewat cara-cara yang sangat inovatif.
Informasi lebih lanjut:
Situs Resmi: www.dji.com
Gerai Daring: store.dji.com
Facebook: www.facebook.com/DJI
Instagram: www.instagram.com/DJIGlobal
X: www.x.com/DJIGlobal
LinkedIn: www.linkedin.com/company/dji
Kanal YouTube Resmi: www.youtube.com/DJI






