AI yang Berlandaskan Kebenaran Bangun Portal Ensiklopedia Ilmu Pengetahuan Terbesar di Dunia — Skalanya 6.000 Kali Lebih Besar dari Wikipedia

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 17 Desember 2025 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

FONTAINEBLEAU, Perancis dan SINGAPURA dan SAN FRANCISCO, 17 December 2025 /PRNewswire/ — INSEAD, The Business School for the World, hari ini meluncurkan Botipedia, portal ensiklopedia ilmu pengetahuan terbesar di dunia.

Ensiklopedia telah lama eksis, mulai dari edisi yang tercetak pada tahun 1800-an dan format CD ROM pada tahun 1990-an, hingga format daring Wikipedia yang ditulis secara urun daya. Apa format berikutnya?

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didukung kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus, Botipedia menggunakan ratusan algoritma yang meniru manusia ketika membuat entri Wikipedia. Setiap entri lalu diproses dengan teknik Dynamic Multi-method Generation, didukung rangkaian data unik yang mencakup berbagai koleksi arsip dan rekaman satelit untuk menghasilkan data bermutu tinggi yang mudah diverifikasi. Botipedia secara langsung mengutip sumber-sumber sahih atau membuat konten orisinal dengan bahasa natural yang mencegah halusinasi atau bias intrinsik.

Di Botipedia, setiap subjek, peristiwa, bahasa, atau geografi dapat dijadikan entri. Wikipedia memiliki sekitar 64 juta artikel dalam bahasa Inggris. Botipedia menghasilkan "400 juta" entri dalam lebih dari 100 bahasa.

"Kami menciptakan Botipedia agar setiap orang memiliki akses yang sama terhadap informasi dalam semua bahasa," ujar Phil Parker, Chaired Professor, Management Science, INSEAD, kreator Botipedia, dan salah satu sosok yang memiliki hak paten inovatif dalam bidang AI generatif. "Kami mengutamakan konten berbasiskan data dan sumber yang sangat orisinal. Dengan demikian, pengguna bisa memperoleh sebanyak mungkin perspektif, bukan sumber informasi yang berpotensi berat sebelah."

Teknologi Botipedia tidak terbatas pada large language models (LLMs) atau metode AI generatif serupa. Sebaliknya, Botipedia menghasilkan entri berdasarkan salah satu metode khusus. Misalnya, teks atau tabel tentang cuaca, disusun untuk seluruh garis bujur dan lintang dengan metode geospasial. Pendekatan ini meningkatkan jumlah dan akurasi konten yang tersedia.

Dengan Botipedia, pengguna dapat menemukan materi yang diperlukan untuk membuat atau memperbarui artikel secara lebih cepat, khususnya dalam bahasa-bahasa yang masih kurang terwakili. Pada Wikipedia, misalnya, jumlah artikel bahasa Inggris mencapai tujuh juta, namun artikel bahasa Swahili hanya 40.000. Akibatnya, pembaca berbahasa Swahili kesulitan mengakses lebih dari 99% konten Wikipedia. Penggunaan DMG oleh Botipedia juga memiliki keunggulan lain, yakni beroperasi secara lebih berkelanjutan, bahkan hanya memakai sedikit daya pemrosesan dibandingkan metodologi lain yang menguras GPU, seperti ChatGPT.

"Botipedia merupakan salah satu dari banyak inisiatif Human and Machine Intelligence Institute (HUMII) yang didirikan INSEAD," kata says Lily Fang, Dean, Research and Innovation, INSEAD. "Botipedia adalah aplikasi praktis yang dirancang dengan IP INSEAD agar manusia dapat mengambil keputusan secara lebih baik dengan ilmu pengetahuan yang didukung teknologi. Kami ingin menciptakan teknologi yang meningkatkan kualitas dan makna dari pekerjaan dan kehidupan, serta mempertahankan unsur kemanusiaan dan peran manusia pada era teknologi pintar."

Botipedia dilansir dalam INSEAD AI Forum di Singapura. Saat ini, Botipedia hanya dapat diakses lewat undangan. Versi publik Botipedia segera hadir. Anda dapat mengajukan permohonan akses di tautan ini. Video demo Botipedia tersedia di tautan ini.

NARAHUBUNG: news@insead.edu

Berita Terkait

Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center selenggarakan konferensi internasional tentang aritmia jantung kompleks
Pylontech Luncurkan PyOcean, Sistem Penyimpanan Energi 6,4 MWh dengan Sel 601Ah yang Dikembangkan secara Independen
Sanya Kembali Jadi Tuan Rumah Formula E, Buka Seri Asia Musim 2027 dan Perkuat Posisi sebagai Pusat Ajang Global
CDO ZTE Cui Li Jadi Pembicara di MWC Shanghai 2026: Menggali Nilai dan Menyikapi Ketidakpastian di Era AI
Jaringan AI-Optik Jadi Penggerak Pertumbuhan Baru di Era AI
Coda dan EKRAF Buka Akses Pengembang Gim Tanah Air
Dahua Technology Pamerkan “Visible AI in New Energy” di Intersolar Europe 2026
CGTN: “China Opportunity 2.0” Buka Peluang Pertumbuhan Baru bagi Dunia Usaha Global

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:17 WIB

Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center selenggarakan konferensi internasional tentang aritmia jantung kompleks

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:26 WIB

Pylontech Luncurkan PyOcean, Sistem Penyimpanan Energi 6,4 MWh dengan Sel 601Ah yang Dikembangkan secara Independen

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:19 WIB

Sanya Kembali Jadi Tuan Rumah Formula E, Buka Seri Asia Musim 2027 dan Perkuat Posisi sebagai Pusat Ajang Global

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:20 WIB

CDO ZTE Cui Li Jadi Pembicara di MWC Shanghai 2026: Menggali Nilai dan Menyikapi Ketidakpastian di Era AI

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:44 WIB

Jaringan AI-Optik Jadi Penggerak Pertumbuhan Baru di Era AI

Berita Terbaru

Pers Rilis

Jaringan AI-Optik Jadi Penggerak Pertumbuhan Baru di Era AI

Jumat, 26 Jun 2026 - 07:44 WIB