CERI Desak Penegak Hukum Segera Telisik Dugaan Proyek Fiktif Rp 2,2 Triliun di Group Telkom

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 27 Maret 2023 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif CERI (Center of Energy and Resources Indonesia, Yusri Usman. (Dok. Cerinews.id)

Direktur Eksekutif CERI (Center of Energy and Resources Indonesia, Yusri Usman. (Dok. Cerinews.id)

EKONOMINEWS.C0M – Direktur Eksekutif CERI (Center of Energy and Resources Indonesia, Yusri Usman pada menyatakan sangat tidak tertarik terhadap aksi gugatan perdata.

Yang dilakukan oleh mantan Direktur PT Telkom Sigma Caraka ( Telkom Sigma), Bahktiar Rasyidin terhadap Menteri BUMN dan Dirut dan mantan Dirut PT Telkom serta 7 pengusaha di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, pada 3 Maret 2023.

Yusri malah mendesak Kejaksaan Agung lebih serius dan fokus untuk segera menelisik atas proyek fiktif di Telkom Sigma yang baru terungkap Rp 2,2 triliun.

Lantaran, apapun hasil putusan Majelis Hakim gugatan perdata, tujuannya lebih untuk kepentingan pribadi Bahktiar Rasyidin.

“Daripada kepentingan menyelamatkan uang negara sebesar Rp 2,2 triliun yang diduga dirampok dengan modus proyek fiktif,” kata Yusri, Minggu 26 Maret 2023 siang.

“Menurut kuasa hukum Bahktiar, Kasman Sangaji (Kontan 15/3/2023) proyek fiktif senilai Rp 2,2 triliun berlangsung sejak tahun 2017 hingga 2018 berlangsung melibatkan 71 entitas bisnis yang berhubungan kontrak dengan group Telkom”, jelas Yusri.

Menurut sumber yang sangat layak dipercaya kata Yusri, proyek fiktif itu sudah berlangsung jauh sebelumnya.

“Jika ditotal proyek fiktif itu jauh diatas yang sudah terungkap ini, silahkan cari hasil audit BPK, pasti ditemukan semuanya itu,” imbuhnya.

Jadi, menurut laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara di PN Jakarta Pusat, gugatan yang telah didaftarkan kuasa hukum Bahktiar Rasyidin, kantor hukum Kasman Sangaji & Patners bernomor perkara 160/pdt.G/2023/PN jkt.pst/9/3/2023, telah menggugat 11 tergugat.

Mulai dari Menteri BUMN Erick Tohir dan Dirut PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Ririek Ardyansyah serta mantan Dirut PT Telkom Alex J Sinaga dengan lainnya.

Termasuk turut tergugat PT Bursa Efek Indonesia dengan 7 perusahaan yang merupakan rekanan PT Telkom Sigma, jelas Yusri.

After 19
Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Adapun 7 perusahaan yang ikut tergugat adalah PT Asiatel Globalindo, PT Linkadata Citra Mandiri, PT Telering Onid Pratama, PT Visiland Dharma Sarana dan PT Wahana Ekonomi Semesta.

Sidang pertama gugatan ini dijadwalkan akan digelari pada hari Rabu (29/3/2023), jika semua pihak hadir dari para Penggugat dan Tergugat, lazimnya Majelis Hakim akan memberikan kesempatan mediasi para pihak untuk melalukan perdamain.

“Namun jika tidak menemukan kata kesepakatan, sidang gugatan akan dilanjutkan terus,” tutup Yusri.***

Berita Terkait

Menteri Ketenagakerjaan RI Serahkan Sertifikat Lisensi pada Acara HUT BNSP ke-19, Disambut Antusias
Kami Mengucapkan Selamat Bertugas kepada Bapak Sudaryono Sebagai Wakil Menteri Pertanian RI
Termasuk Sudaryono dan Thomas Djiwandono, Presiden Jokowi Lantik 3 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
Soal Wacana Pembatasan Pembelian Bahan Bakar Minyak Bersubsidi, Ini Tanggapan Airlangga Hartarto
Kasus Tata Niaga Timah, 3 Tersangka Ini Diserahkan Kejagung kepada JPU Kejati Jakarta Selatan
Kejaksaan Agung Sita Pertambangan Komoditas Nikel Milik Terpidana Heru Hidayat di Sulawesi Selatan
OJK Berhasil Ungkap Penyalahgunaan Dana Investor yang Dititipkan ke Influencer Ahmad Rafif Raya
Kasus Korupsi Pekerjaan Retrofit Sistem Sootblowing PLTU Bukit Asam pada PLN, KPK Tahan 3 Tersangka
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:32 WIB

Menteri Ketenagakerjaan RI Serahkan Sertifikat Lisensi pada Acara HUT BNSP ke-19, Disambut Antusias

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:52 WIB

Kami Mengucapkan Selamat Bertugas kepada Bapak Sudaryono Sebagai Wakil Menteri Pertanian RI

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:56 WIB

Termasuk Sudaryono dan Thomas Djiwandono, Presiden Jokowi Lantik 3 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju

Rabu, 17 Juli 2024 - 08:29 WIB

Soal Wacana Pembatasan Pembelian Bahan Bakar Minyak Bersubsidi, Ini Tanggapan Airlangga Hartarto

Sabtu, 13 Juli 2024 - 08:55 WIB

Kasus Tata Niaga Timah, 3 Tersangka Ini Diserahkan Kejagung kepada JPU Kejati Jakarta Selatan

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:27 WIB

Kejaksaan Agung Sita Pertambangan Komoditas Nikel Milik Terpidana Heru Hidayat di Sulawesi Selatan

Rabu, 10 Juli 2024 - 10:28 WIB

OJK Berhasil Ungkap Penyalahgunaan Dana Investor yang Dititipkan ke Influencer Ahmad Rafif Raya

Rabu, 10 Juli 2024 - 08:49 WIB

Kasus Korupsi Pekerjaan Retrofit Sistem Sootblowing PLTU Bukit Asam pada PLN, KPK Tahan 3 Tersangka

Berita Terbaru