Hampir 24 Jam, Kamacetan Kendaraan Puluhan Kilometer Terjadi di Jalan Kawasan Puncak

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 25 April 2023 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara Terjebak Macet Kawasan Puncak Hampir 24 Jam. (Dok. Ekonominews.com/M. Rizal Ariansyah)

Pengendara Terjebak Macet Kawasan Puncak Hampir 24 Jam. (Dok. Ekonominews.com/M. Rizal Ariansyah)

EKONOMINEWS.COM – Kamacetan kendaraan hingga puluhan kilometer terjadi di sepanjang ruas jalan kawasan Puncak, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kepadatan kendaraan tersebut terjadi dari, Senin 24 April 2023  hingga, Selasa 25 April 2023, pagi.

Dari arah Cianjur antrean kendaraan terjadi dari Istana Cipanas hingga kawasan Gunung Mas, Bogor.

Baca konten menarik lainnya, di sini: Prabowo Subianto akan Temui Megawati, Sekjen Gerindra: Waktu Pertemuan Masih Dijadwalkan

Di mana kendaraan terjebak antrean hampir 24 jam dari arah Cianjur-Bogor.

Kepadatan kendaraan didominasi mobil dan sepeda motor.

Selain jalur arus balik Lebaran, wisatawan melalui jalur itu untuk menuju sejumlah destinasi.

Salah satu pengendara dari Tangerang Selatan Tissa (32) mengatakan, terjebak kemacetan sejak, Senin 24 April 2023 siang di kawasan Cipanas.

Namun, hingga Selasa 25 April 2023 pagi ini ia dan keluarga masih terjebak di kawasan Puncak.

“Sudah hampir 24 jam terjebak macet di jalur ini. Mau putar balik juga bagaimana. Susah bergerak,” kata Tissa, Selasa 25 APril 2023, pagi.

Menurut Tissa bahwa perjalanan kembali ke Jakarta sengaja di lakukan pada Selasa siang kemarin.

After 19
Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Namun, pada hari itu kepadatan malah terjadi dari Cipanas, dan kendaraan dari Cianjur-Bogor tidak bergerak sama sekali.

Pengendara lainnya Aldi (25) mengaku, baru pertama kali mengalami kemacetan di kawasan puncak hampir 24 jam.

Karena itu, ia mengharapkan, aparat Kepolisian dapat mengatasinya.

“Harusnya dicarikan solusi dong. Masa kita dibiarkan kena macet sampai 24 jam kaya gini,” ujarnya.***

Berita Terkait

Bertekad Wujudkan Kedaulatan Pangan, Wamentan Sudaryono: Sektor Pertanian Penting untuk Ditingkatkan
Thomas Djiwandono Permudah Koordinasi RAPBN Tahun Anggaran 2025, 2 Wamenkeu Bukan Hal Baru
BUMN di Bawah Kementerian Keuangan Ini Disebut OJK Tak Didukung dengan Prinsip Kehati-hatian
Kembali Cetak Prestasi di Kancah Global, BRI Jadi Bank Nomor 1 di Indonesia Versi The Banker Top 1000 Banks 2024
Kemenkeu Pastikan akan Tetap Selektif dalam Keputusan Menentukan Relaksasi Pemblokiran Anggaran
Penyertaan Modal Negara Capai Sebesar Rp44,24 Triliun di 2025, Inilah Inilah Daftar Lengkap BUMN Penerima
Perkiraan Ekonomi Semester I – 2024, Sri Mulyani: Resiliensi dan Tumbuh di Atas 5 Persen
BI Optimis Rupiah Terus Menguat ke Level di Bawah Rp16.000 per d Dolar AS, Beber 4 Faktor Alasannya
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:13 WIB

Bertekad Wujudkan Kedaulatan Pangan, Wamentan Sudaryono: Sektor Pertanian Penting untuk Ditingkatkan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 08:42 WIB

Thomas Djiwandono Permudah Koordinasi RAPBN Tahun Anggaran 2025, 2 Wamenkeu Bukan Hal Baru

Selasa, 16 Juli 2024 - 10:18 WIB

BUMN di Bawah Kementerian Keuangan Ini Disebut OJK Tak Didukung dengan Prinsip Kehati-hatian

Senin, 15 Juli 2024 - 12:02 WIB

Kembali Cetak Prestasi di Kancah Global, BRI Jadi Bank Nomor 1 di Indonesia Versi The Banker Top 1000 Banks 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 08:26 WIB

Kemenkeu Pastikan akan Tetap Selektif dalam Keputusan Menentukan Relaksasi Pemblokiran Anggaran

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:36 WIB

Penyertaan Modal Negara Capai Sebesar Rp44,24 Triliun di 2025, Inilah Inilah Daftar Lengkap BUMN Penerima

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:55 WIB

Perkiraan Ekonomi Semester I – 2024, Sri Mulyani: Resiliensi dan Tumbuh di Atas 5 Persen

Selasa, 9 Juli 2024 - 10:11 WIB

BI Optimis Rupiah Terus Menguat ke Level di Bawah Rp16.000 per d Dolar AS, Beber 4 Faktor Alasannya

Berita Terbaru