Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 5 September 2026 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Indonesia, 5 September 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari Henan International Communication Center: 

Pada 3 September, Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo digelar di Bandung, Indonesia. Acara tersebut dihadiri lebih dari 100 perwakilan pemerintah Indonesia, pelaku usaha, media, asosiasi bisnis Tionghoa perantauan, serta lembaga kebudayaan dan pariwisata.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajang ini memperkenalkan kekayaan budaya Henan, mulai dari kota-kota kuno, seni bela diri, porselen, hingga budaya aksara Tionghoa. Melalui pemutaran video, pertunjukan langsung, serta penandatanganan perjanjian kerja sama, ajang ini menampilkan beragam daya tarik budaya dan pariwisata Henan kepada masyarakat Indonesia. Lima rute wisata yang dirancang khusus bagi wisatawan Indonesia juga diperkenalkan, yakni "The Center of Heaven and Earth", "Kung Fu in the Central Plains", "Poetic Land of Henan", "Craftsmanship of the Heluo Region", dan "A Culinary Journey to the Roots".

Pameran Budaya Heluo menghadirkan sejumlah tema yang mengangkat asal-usul peradaban Tionghoa, sejarah musik, warisan porselen, misteri aksara Tionghoa, asal-usul marga Tionghoa, hingga perkembangan terbaru di bidang kebudayaan dan pariwisata. Dengan mengangkat budaya lokal Indonesia, pameran ini menceritakan kisah peradaban yang membentang dari Sungai Kuning hingga Laut Jawa.


Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat, mengatakan, "Henan dan Indonesia memiliki banyak kesamaan budaya. Kami berharap semakin banyak kegiatan budaya Henan yang hadir di Indonesia."

Pada 1–3 September, rangkaian kegiatan budaya pop-up digelar di berbagai lokasi di Jakarta dan Bandung, mulai dari landmark budaya dan pusat perbelanjaan hingga universitas dan tempat lainnya. Sejumlah pelaku warisan budaya takbenda dari Henan turut memperagakan keahlian mereka, mulai dari seni potong kertas, budaya dupa, pengobatan tradisional untuk cedera tulang, upacara minum teh, keramik Tang Sancai, seni bela diri, hingga musik tradisional Tiongkok. Tak hanya unjuk kebolehan, para pelaku budaya tersebut juga berinteraksi langsung dengan masyarakat Indonesia. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat sekaligus merasakan langsung kekayaan budaya Heluo.


 

Berita Terkait

CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data AI
LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor Pertambangan
FORTHING Perkenalkan Seri TK di Eropa, Buka Babak Baru dalam Ekspansi NEV ke Pasar Global
Fair2Care: Canton Fair Luncurkan International Medical Experience untuk Pertama Kalinya
AITO Umumkan Ekspansi ke Pasar Eropa pada 2027 di Ajang Paris Motor Show
OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta
Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia
3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:27 WIB

CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data AI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor Pertambangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:19 WIB

FORTHING Perkenalkan Seri TK di Eropa, Buka Babak Baru dalam Ekspansi NEV ke Pasar Global

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Fair2Care: Canton Fair Luncurkan International Medical Experience untuk Pertama Kalinya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:35 WIB

AITO Umumkan Ekspansi ke Pasar Eropa pada 2027 di Ajang Paris Motor Show

Berita Terbaru